Tempat Kerja

Have you become so bored with work that you’ve started keeping sandwich crusts under your keyboard, just to see how many ants you can attract?  Have you started thinking about work as simply…work? – Amanda Lowe

img_20170116_170505_368

Sebagai orang yang entah kenapa, gampang bosan sama sesuatu, nemu tempat yang nyaman buat kerja atau sekadar duduk dan ngobrol adalah satu hal yang paling bikin bahagia. Simpel aja, tempat yang nyaman bisa bikin ide muncul, mood jadi bagus, dan yang pasti ngerasa kalau waktu yang dipakai enggak terbuang sia-sia.

Dulu, waktu masih mahasiswa, tempat favorit untuk nongkrong, ngerjain tugas, atau ngerumpi adalah kantin perpustakaan USU. Makanan dan minumannya yang ramah di kantong anak kos, dan tempatnya yang lumayan sejuk karena banyak pohon. Plus, kalau beruntung dan jeli, dan datang di waktu yang tepat, mata akan dimanjakan oleh penampakan mahasiswa ganteng dari berbagai fakultas. Lumayan lah, sekadar cuci mata dan menuntaskan hasrat anak baru gede.

Selain di kantin perpus, tempat lain yang kadang kami datangi ketika dompet lagi lumayan tebel adalah warung kopi di sekitaran Jalan Dr. Manshur. Minum kopi segelas, snack ala kadarnya, plus wifi kencang adalah semenyenangkannya jadi mahasiswa di tanggal muda waktu itu. Hahaha. Jadi rindu.

Kelar kuliah, tempat menyenangkan lainnya untuk menghabiskan waktu mulai berubah. Saya dan teman-teman yang mulai harus berpisah karena pilihan karir masing-masing akhirnya cuma bisa ketemu di waktu-waktu tertentu. Kalau sudah begini, bukan tempat lagi yang paling dipikirkan, tapi waktu yang harus disepakati. Misalnya ketika Nelly atau Juju, sahabatku dari jaman kuliah yang sekarang kerja di Jakarta, pulang ke Medan, kami udah enggak lagi ribet soal tempat ketemu. Tempat gak penting-penting amat lah, asal bisa ketemu. Mungkin untuk lebih membuat nyaman, saya biasanya harus tanya dulu apa menu yang mau mereka coba, ada atau tidak minuman yang secara khusus mau mereka cicip ketika pulang ke Medan. Biasanya, coffee shop adalah tempat langganan kami. Kalau sudah begini, coffee shop yang enggak terlalu ramai-lah yang jadi pilihan utama. Alasannya sederhana sih. Saya punya teman yang suka memperhatikan sekeliling, dan tempat ramai hanya akan memanjakan mata dan pikiran mereka, saya cuma mau mereka fokus pada pertemuan kami. eaaaak…

img_20170130_135736_345
Menikmati coffee latte dari Ristreeto, Jln Dr. Manshur Medan, sambil berkumpul bareng Juju, yang waktu itu lagi imlek-an di Medan. Plus Novia dan Sheila. 

Lain teman, lain pula cara menikmati waktunya. Netty, sahabat saya sejak kecil punya kesukaann yang sama dengan saya soal makanan dan tempat nongkrong. Enggak harus spesifik, yang penting tempatnya asik dan punya makanan yang enak. Kadang, kami malah lebih ngabisin waktu di warung mi ayam sambil ngobrol. Sederhana, tapi menyenangkan.

Itu pula yang secara tanpa sadar tertanam dalam diri saya soal tempat kerja selain kantor tentunya. Sejak tidak berkantor lagi beberapa bulan ini, saya mulai rajin mencari tempat untuk mengetik, atau menikmati pekerjaan lainnya. Selain kos, saya lebih suka duduk di lobby hotel, mendengarkan musik yang diputar, dan memperhatikan ragam orang yang berlalu-lalang. Namun, rasanya tidak efektif jika harus sering-sering duduk di hotel untuk melakukan beberapa pekerjaan. There’s always cost to pay. Tapi menurut saya, sesekali memanjakan diri dengan suasana nyaman, enggak ada salahnya.

Sejauh ini, ada beberapa tempat yang menjadi favorit saya untuk menghabiskan waktu. Tempatnya tidak mewah dan khusus sih, namun nyaman dan dengan pelayanan yang bagus.

  • Lobby Hotel

Sebenarnya enggak semua lobby hotel pernah saya jadikan tempat untuk bekerja, mengingat cost-nya yang lumayan. Namun, jika bicara lobby, ada beberapa yang menjadi rekomendasi saya. Lobby Hotel Adimulia Medan, jadi salah satu tempat yang nyaman menurut saya. Furniture yang mengadopsi Eropa-Amerika tentunya memberikan kesan nyaman tersendiri, ditambah dengan suasana yang tenang. Disini, jika dulu tiap pengunjung bisa bebas duduk di lobby, sekarang ada pembatas yang dibuat oleh pihak hotel. Hal ini wajar sih, mengingat di area lobby ini terdapat sebuah bar yang menyajikan beberapa jenis minuman untuk tamu hotel. Untuk bisa duduk di tempat yang sudah disediakan di area khusus, Anda harus memesan dari bar, baik minuman, atau makanan, atau hanya salah satunya. Dan kesukaan saya adalah coffee latte-nya yang nikmat dan pas di perut. Dengan ukuran gelas yang cukup besar, rasa kopi yang nikmat, harga yang dibayar pun setimpal.

img_20161210_122646
Segelas kopi dari Hotel Adimulia Medan. Di Lobby ini, suasananya begitu nyaman. 

Hotel berikutnya yang jadi tempat nyaman menurut saya adalah Grand Mercure Medan Angkasa. Lobby ini cukup luas, dengan berbagai jenis tempat duduk yang nyaman, dan musik dari piano yang kadang dimainkan oleh tamu yang datang. Suasana tenang disini menambah ide untuk kerja atau sekadar ngeblog. Hotel ketiga adalah JW Marriott. Beberapa tempat memang sempat saya icip di hotel ini, makanannya juga lezat dan pelayanan yang sangat ramah. Tapi untuk menikmati sore sambil bekerja, lounge dan Marriot Gourmet adalah beberapa spot yang layak untuk jadi andalan. Gak percaya? Coba deh…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Beverages at Marriott Cafe, a nice place to send the evening. 
  • Coffee Shop

Ada banyak coffee shop di kota ini yang menjanjikan kenyamanan dan kudapan yang lezat, tapi apa itu cukup? Menurut saya, tergantung dengan tujuan kedatangan. Coffeenatics, Kafe Potret, Watts Dessert and Bar, Hangout Coffee (sekarang Warung Hang out), Maxx Coffee dan Ristreeto adalah beberapa tempat yang sangat saya nikmati ketika duduk di dalam.

pa200015e
Ini salah satu coffee shop favorit saya, Coffeenatics. Kopinya enak, pelayanannya yang baik, dan tempatnya yang begitu nyaman untuk kerja atau sekadar ngumpul. 

Suasana tenang, nyaman, enggak bising, dan menu yang nikmat menjadi nilai plus. Sebenarnya ada beberapa coffee shop lain yang enggak kalah enak dijadikan tempat kerja, namun, kadang ada aja anak alay yang datang segerombolan dan bikin ribut. Mau dilarang, enggak mungkin, merekan kan juga tamu. Paling kalau udah terlalu bising, cuma bisa ngeliatin sampe mereka sadar sendiri.

  • Kamar Sendiri

Kalau untuk poin ini, memang gak perlu diragukan lagi sih. Karena kadang, tempat paling nyaman untuk menuangkan segala pikiran adalah kamar tidur sendiri, dengan hanya piyama, air putih dan laptop yang menyala. Enggak harus mandi dan dandan cantik, pakai daster atau sarung saja sudah cukup. Kalau lapar, tinggal rebus mi instan, atau beli nasi padang. Ya kan? hihihihi.

Pada akhirnya, mengubah tempat duduk dan suasana kerja adalah soal bagaimana membuat pikiran jernih, dan ide keluar dengan leluasa. Kadang, tak perlu lah menghabiskan banyak uang, cukup ke tempat yang murah saja, sudah bisa mengobati jenuh. Tapi, tetap tak ada salahnya jika sesekali mengeluarkan uang lebih untuk memberikan treatment pada pikiran dan tubuh untuk lebih menikmati hari, mengobrol dengan teman dan menyelesaikan pekerjaan. Karena percayalah, perlakuan yang tepat pada tubuh dan raga, akan berimbas pada sekelilingmu. Mood yang baik, pikiran yang stabil, mampu membuat kebahagiaan muncul, dan untuk itu, tidak ada waktu yang akan terbuang sia-sia.

‘Cause you know? The time you enjoy wasting, is not wasted time.  




Tulisan ini dibuat di Lobby Bar Grand Mercure Medan Angkasa, saat hujan sedang turun dan musik sedang dimainkan dengan romantisnya.

Medan, 4 Maret 2017.

Iklan

5 Comments Add yours

  1. wina berkata:

    kayaknya kalau aku ga cocok kerja di lobby hotel, ntar bawaannya jadi pingiin melamun atau main hp aja hahaha

    Suka

    1. danaanjani berkata:

      Melamunnya di hotel ya winaaaaa

      Suka

  2. Victoria Dexter berkata:

    Kalau Coffeenatics, Wifi ny gimana Dana… kenceng gk hehe?

    Suka

    1. danaanjani berkata:

      Kalau disana, lumayan kenceng sih mba. Suasananya juga asik

      Suka

      1. Victoria Dexter berkata:

        trims info ny yah mbak Dana

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s