Asst. Photographer Chapter 4: The Reiz Condo Marketing Office

“It is not enough that we build products that function, that are understandable and usable, we also need to build products that bring joy and excitement, pleasure and fun, and, yes, beauty to people’s lives.” –Don Norman, Down Ta, UX Design Manager at ResMed

Proyek menjelang akhir tahun kali ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya, foto interior untuk keperluan perusahaan pengembang. Bedanya adalah, kali ini kami berhubungan dengan PT Kind Indonesia, tim interior desain yang menangani tiap titik interior dari bangunan kantor pemasaran The Reiz Condominium. PT Kind Indonesia, klien kami ini bergerak di bidang desain arsitektur dan interior bangunan. Pengambilan gambar ini pun bertujuan untuk memberikan foto yang pas untuk kebutuhan portofolio mereka sebagai sebuah perusahaan desain interior.

Seperti biasa, hal paling utama yang perlu dilakukan dalam menghadapi klien baru adalah, mengenali siapa klien ini, dan apa saja yang sudah pernah ditangani. Kesannya sih simpel, tapi perkara mencari tahu dan mempelajari klien ini kenyataannya bisa kasih banyak kemudahan.

If you know whom you work for, you just simply know what to do.

Pengerjaan photo taking kantor pemasaran The Reiz Condominium ini berlangsung selama dua hari, pagi – siang. Jelas berbeda dengan beberapa foto interior sebelumnya yang kami ambil menjelang senja, atau waktu subuh. Dalam prosesnya, backlight udah jadi tantangan tersendiri yang bikin muter kepala. Kali ini, saya enggak asistensi sendirian. Seorang rekan baru, Andro, membantu proses pengambilan gambar waktu itu. Yup, pengerjaan foto interior ini membuat saya bekerja dengan dua orang, Andru dan Andro.

img-20161227-wa0001
Lobi kantor pemasaran The Reiz Condominium. (Foto: Andru Kosti)

Menjadi asisten fotografer, menurut saya, berarti mampu menjadi second thought dari si fotografer. Bukan memberikan perintah dan mengajari, namun memberikan saran dan pertimbangan soal titik pengambilan foto, hingga apa saja yang diperlukan untuk memaksimalkan hasil foto nantinya. Team work. This is all about. 

Sehari sebelum photo taking, kami melakukan survei untuk menentukan titik yang memang wajib diambil untuk menampilkan interior yang paling utama. Selayaknya sebuah kantor pemasaran, bangunan ini dibagi dalam beberapa bagian yang mencangkup bangunan condominium yang dipasarkan. Ditambah dengan lobi dan kafe yang diperuntukkan untuk memanjakan para calon pembeli unit.

Mengabadikan interior dalam frame sejatinya dapat disesuaikan dengan tujuan dan fungsi foto nantinya. Komersial, editorial, atau untuk sebuah dokumentasi. Tujuan yang berbeda juga menentukan sisi dan teknik yang berbeda. Setidaknya, selama ikut menangani photo session, hal inilah yang selalu kami terapkan. Sehingga hasil foto sesuai dengan tujuan yang diinginkan klien.

Karena kali ini yang kami ambil berkenaan dengan keperluan portofolio klien selaku desainer interior-nya, maka untuk pengerjaannya, kami pun harus menyesuaikan dengan contoh desain 3d yang ada.

“Kali ini kita harus bisa sesuaikan sama desainnya. Lighting harus nampak natural dan masuk akal, bukan rekayasa. Paham?” That was what Andru told me. Maka jadilah photo session ini ngasih pengalaman yang berbeda dari sebelumnya.

IMG-20170117-WA0064.jpg
Selain jadi asisten, saya juga merangkap sebagai model paruh waktu.
IMG-20161222-WA0017.jpg
Salah satu show unit dari The Reiz Condo, diambil dari bagian dinning room. Untuk menampilkan kesan luas, maka bagian ruang tidur harus ikut diambil. (Foto: Andru Kosti)
img-20170117-wa0063
Mencoba dining room side di salah satu show unit. Minimalis dan modern.
IMG-20161222-WA0000.jpg
Living – Dining room di Show unit, Kantor Pemasaran The Reiz Condominium. Di show unit ini, ada dua kamar tidur dengan sentuhan yang berbeda. Penggunaan warna yang cenderung netral justru membuat unit ini makin terlihat mewah dan elegan. (Foto: Andru Kosti)
1484643770868
Kadang, di balik foto interior yang bagus, ada fotografer yang encok pinggang, dan asisten yang berkacak pinggang. Ini adalah pose yang harus diambil untuk bisa mendapatkan angle yang pas. (Foto: Andromeda)
img-20161221-wa0003
Bagian dalam master bedroom. Cahaya dari jendela memberikan sedikit bantuan tapi juga tantangan untuk menciptakan natural lighting pada ruangan ini. 

Secara keseluruhan, pengambilan gambar untuk kantor pemasaran The Reiz Condo ini memakan waktu dua hari, dengan tantangan utamanya adalah cahaya matahari yang muncul sejak pagi menjelang siang. Setidaknya, ini justru jadi pengalaman baru untuk kami memotret interior dengan vibe siang hari.

As appointed interior designer, they tried to capture the spirit of prestigious living space. It is implemented with its material and colour scheme in it. Then, our work as photographer team was to make sure that their works looks good in a frame. 

 

 




*Client: PT. Kind Indonesia Architect, City Lofts Sudirman, Suite 1516, Jl. KH. Mas Mansyur 121, Jakarta 10220.

*Place: The Reiz Condominium Marketing Office. Jalan Tembakau Deli, Kesawan, Medan Barat, Kesawan, Medan, Kota Medan, Sumatera Utara 20236

 

Iklan

One Comment Add yours

  1. donosaksono berkata:

    up kantor pemasaran The Reiz Condo

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s