Isi Liburan Berfaedah di Akhir Tahun, Main ke Budayaland

“There was nothing like a Saturday – unless it was the Saturday leading up to the last week of school and into summer vacation. That of course was all the Saturdays of your life rolled into one big shiny ball.”― Nora Roberts

Akhir tahun tinggal menghitung hari. Ragam rencana liburan pun mulai bermunculan di kepala. Antara menghabiskan liburan bersama keluarga, pasangan, rekan sepermainan, atau malah sendirian. Untukku, liburan akhir tahun semacam lembaran paling belakang dari sebuah buku. Berisi konklusi dan turut mengajakmu berpikir, apa yang akan kau lakukan selanjutnya. Saat semuanya selesai, kau hanya perlu membuka buku baru dan menikmatinya.

Ibarat vitamin yang diminum setelah bekerja keras, liburan akhir tahun juga memberikan energi baru untuk tahun berikutnya. Itu sebabnya, liburan ini berasa lebih dan harus lebih menyenangkan dari yang sudah sudah. Liburan ini pun biasanya aku habiskan bersama keluarga. Terutama saat kakak sudah punya anak, liburan ini pun lantas menjadi wacana yang selalu kami buat. Dengan syarat utama, lokasi yang dituju haruslah ramah anak.

Akhir minggu lalu, aku bersama teman-teman dari Blogger Medan berkesempatan untuk mengunjungi Budayaland. Sebuah lokasi wisata dengan konsep outdoor yang masih satu area dengan Budaya Resto. Terletak di Jln. Medan-Tanjung Morawa Km. 12,5 No.6, tempat ini sebenarnya relatif dekat dari rumah. Kalau jarak Stabat-Medan, sekitar 2 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi.

Sabtu lalu adalah kunjungan keduaku kemari. Tahun lalu aku juga sempat kesini di weekdays yang ternyata cukup sepi. Kami pun berasa main di wahana punya pribadi. Sebenarnya, banyak hal yang berubah sejak kunjungan tahun lalu. Mushala yang sekarang sudah sangat nyaman, dan outdoor; papan petunjuk yang sudah ada dimana-mana; beberapa fasilitas wahana yang sudah diperbaharui, dan yang paling kuingat adalah lokasi panahan yang sekarang berpindah. Tahun lalu saat kemari, lokasi panahan berada agak ke belakang dengan lahan rerumputan. Sekarang, berpindah ke sebuah lahan di sebelah Budaya Coffee Cabin dengan banyak pohon tinggi menjulang. Keren untuk spot foto sedang memanah.

IMG_20191214_102049.jpg
Gate depan Budayaland. Disini penjualan tiket, dan akses masuk menuju Budayaland dan Budaya Coffee Cabin.

Jam 11 siang, aku, Amel, Ririn, dan Arya berkumpul di gate depan sambil diberikan beberapa penjelasan terkait Budayaland. Sayangnya, Sabtu itu hujan turun cukup betah, walaupun enggak terlalu deras, tapi cukup untuk membuat kami enggan mencoba beberapa wahana yang padahal, sangat ingin kami coba. Mbak Lia, staff yang memandu kami juga menjelaskan soal harga tiket yang ternyata berbeda-beda tergantung pada kebutuhan pengunjung dan juga hari kunjungan.

Keterangan Harga Tiket:

  • HTM (Harga Tiket Masuk), yaitu seharga Rp 30.000, dan hanya bisa digunakan untuk masuk ke area Budayaland, dan tidak bisa digunakan untuk bermain. Tapi, tiket ini nantinya bisa ditukar dengan makanan/minuman dengan harga yang sama di Budaya Coffee Cabin atau Foodcourt Budaya. So, kalau kamu cuma mau jalan-jalan santai, bisa ambil tiket jenis ini. Atau, jika kamu hanya menemani adik atau keponakan bermain, kamu juga bisa ambil jenis tiket ini, dan anak-anak yang dibawa bisa mengambil tiket jenis lainnya/ VIP Pass.
  • VIP Pass seharga Rp 50.000 untuk hari Senin-Jumat, dan Rp 100.000 untuk hari Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional. Tiket VIP ini merupakan tiket masuk dan sekaligus tiket untuk main wahana sepuasnya di Budayaland. So, kalau mau main, bisa tunjukin tiket ini ke petugasnya.
IMG_20191214_111100.jpg
VIP Pass untuk masuk, dan main sepuasnya di Budayaland.

Oiya, walaupun VIP Pass ini bisa main sepuasnya, ada aturan yang harus kamu ikuti, ya. Jadi, meski namanya sepuasnya dan kamu doyan banget main salah satu wahananya, misalnya ATV atau sepeda. Kamu harus memainkan wahana lainnya dulu baru bisa kembali memainkan wahana tadi. Hal ini bertujuan supaya kamu bisa merasakan semua wahana yang disediakan, dan juga memberikan kesempatan pada pengunjung lainnya untuk mencoba wahana tersebut juga.

DSC_0179.JPG
Area bermain anak di Budayaland. Sayangnya hujan, jadi gak main perosotan karena males basah. But I played it last year, sih.

Ini foto yang diambil saat kunjungan tahun lalu. Alhamdulillah cuacanya cerah dan bisa main lumayan banyak wahana, termasuk wahana yang sebenarnya untuk anak-anak ini.

Bicara soal anak-anak, meskipun wahananya banyak dan pengunjung dengan VIP Pass bisa main sepuasnya, ada aturan berat dan tinggi badan, ya. Hal ini juga demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Safety For Fun

Salah satu wahana kesukaanku adalah Nine Bot. Mainnya cukup susah dan bikin ragu di awal, tapi begitu bisa, rasanya gak mau berhenti.

288f9fc6-933c-4ad3-a001-81ec36f38f23.jpg
Main Nine Bot dengan muka tegang, tapi ini memang menyenangkan.

Speaking of keamanan dan kenyamanan bermain, satu hal yang kusuka dari Budayaland adalah petugasnya yang cakap, dan informatif. Termasuk dalam hal memandu terutama kalau ada pengunjung yang merasa takut. Walaupun ini bukan pengalaman pertama main Nine Bot, tapi rasa takut jatuh itu pasti ada. Dan mas petugas ini sigap banget untuk memastikan kami gak jatuh. Oiya, knee and arm protector untuk wahana ini masih terbilang baru, lho. Jadi makin yakin, ya kan.

“Kakak udah pernah main sebelumnya?” tanyanya waktu itu ke kami. Kubilang udah pernah main, tapi tahun lalu dan agak lupa gimana caranya. Mas petugas ini pun sigap menjelaskan tentang permainan ini sambil tentunya, memasangkan pelindung lutut dan siku serta helm. Dia juga menjelaskan dengan sangat telaten dan meminta kami untuk gak perlu takut jatuh dan jangan tergesa-gesa. Hasilnya? main Nine Bot lebih menyenangkan dan ragu pun hilang.

IMG_20191214_134958.jpg
Muka bahagia mau main Nine Bot, terutama waktu liat papan peraturan yang bertuliskan maksimal berat badan adalah 80kg. Aku masih bisa! Yeay!

Sebenarnya kemarin juga pengin main ATV, tapi karena cuacanya gak mendukung, dan pasti areanya banyak yang becek, maka dibatalkanlah niat tadi. Padahal ATV itu seru banget, dan bikin nagih.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Masih dari dokumentasi kunjungan tahun lalu, dan nyobain ATV dengan full safety equipment.

Selain safety dan comfort, hal lain yang selalu ditunjukkan Budayaland lewat wahananya adalah tertib pada peraturan yang diberikan. Di tiap wahana, terdapat papan aturan yang harus diikuti. Jika pengunjung gak patuh, petugasnya akan mengingatkan. So, it gets us to be more responsible about our own self, lho.

Walaupun hujan akhirnya membuat kami gak bisa nyobain semua wahana, ada beberapa atraksi utama yang sayang kalau gak dimainin. Salah satunya yang paling kentara adalah Bebek Dayung. Yes, wahana air ini sebenarnya wahana yang memerlukan kekuatan kaki yang lumayan sih.

IMG_20191214_132354.jpg
Karena hujan baru reda dan petugas lagi keringin badan Bebek Dayung ini jadilah kami berfoto saja. Tiap Bebek Dayung diperkenankan untuk dinaiki dua orang.
DSC_0258.JPG
Tahun lalu juga sempat mencoba wahana ini dan cukup capek. Karena areanya lumayan luas, plus mendayung bebek ini tidak seringan kelihatannya. But it’s worth the scenery to see, sih.

Untuk Bebek Dayung ini sendiri, area yang digunakan adalah danau di tengah Budayaland. Jadi kamu bisa mengelilingi pulau di tengahnya, dan melalui bagian bawah jembatan yang menghubungkan antara pulau di danau dengan area utama.

Kelar berfoto di area Bebek Dayung, kami beralih ke wahana Sepeda. Simple banget sih sebenarnya, main sepeda. Tapi bersepeda di Budayaland punya sensasi yang berbeda. mengelilingi area sambil melihat pemandangan menjadi nilai lebih. Untuk sepeda sendiri dibedakan antara anak-anak dan dewasa. Ada juga sepeda gandeng yang bisa digunakan berdua.

IMG_20191214_143119.jpg
Foto ini diambil oleh petugas yang sedang berkeliling.
f213d3a3-3017-41af-99ad-c011b9310feb.jpg
Udah mirip geng sepeda, belum?
IMG_20191214_111705.jpg
Sesuai yang kubilang di awal, area panahan ini adalah area yang keren banget untuk dijadikan spot foto.

Untuk panahan ini sendiri kita juga dipandu petugas yang berjaga. Terutama kalau ini adalah pengalaman pertama bermain panahan. Soalnya bow string atau kabel panahannya memang cenderung keras ketika ditarik. Plus, string nock-nya harus benar-benar lurus supaya arah panah juga fokus ke target. Anyway, selain untuk dewasa, tersedia juga busur untuk anak-anak kalau ada pengunjung anak-anak yang mau coba.

Spot Foto Ciamik

Enggak perlu takut untuk tempat beristirahat selama keliling, karena di tempat ini banyak bangku yang disediakan untuk sekadar duduk, atau berfoto.

Sebagai orang yang doyan foto, mengunjungi Budayaland artinya menambah koleksi foto konten Instagram yang sayang untuk dilewatkan. Jadi memang selain wahana bermainnya yang banyak, sekadar duduk dan menikmati segarnya udara plus keindahan hijau-hijau disini juga menyenangkan.

Enggak perlu takut untuk tempat beristirahat selama keliling, karena di tempat ini banyak bangku yang disediakan untuk sekadar duduk, atau berfoto.

1a60e278-1647-4789-ba68-b3f7051a3a23.jpg
Spot foto di pinggir danau sambil melihat Bebek Dayung.
35552924-39cb-44c3-ab2c-fc8e5206b41f.jpg
Jembatan penghubung antara daratan utama dengan pulau di tengah danau.

Well, selain digunakan sebagai destinasi liburan, Budayaland juga cocok dijadikan lokasi prewedding, lho. Konsepnya yang natural dan outdoor bakal bikin foto terlihat lebih alami dan cakep.

 

DSC_0265.JPG

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Foto tahun lalu yang diambil saat senja dan lampu-lampu dinyalakan. Ciamik kan?
IMG_20191214_132839.jpg
Ririn lagi fotoin mamanya di depan salah satu spot foto andalan.
9be0e000-edc2-4529-b073-abe0b6fbcb2a
Tepat di sebelah arena Archery, ada gambar yang biasa dimainin waktu kecil, Engklek. Simple banget sebenarnya cuma gambar ini doang, but it brings childhood memories. 

What To Do In Budayaland

Selain vacation, banyak kegiatan lain yang bisa kamu lakukan di Budayaland. Mulai dari event ulang tahun, Gathering perusahaan atau komunitas, Fieldtrip, Prewedding, Wedding, bahkan Photoshoot class.

Untuk biayanya, semua negotiable. Kamu bisa menghubungi pihak marketing Budayaland untuk dapetin harga yang akan disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang kamu punya. Terutama jika itu adalah gathering dengan jumlah peserta yang lumayan banyak. Untuk prewedding sendiri, tidak ada biaya sewa tempat yang dikenakan. Melainkan biaya konsumsi senilai Rp 1.000.000 dan kamu sudah bisa masuk untuk dua calon pengantin dan delapan kru foto. Dengan biaya itu, kamu sudah bisa berfoto di spot mana pun yang kamu inginkan.

IMG_20191214_154610.jpg
Ini salah satu sesi Prewedding Photoshoot yang dilakukan di Budayaland, waktu kami ada disana, tepatnya di Budaya Coffee Cabin.

Selain kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan tiap hari, ada pula event mingguan yang diberikan oleh Budayaland, seperti Farm Tour dan Special Activity. Untuk Farm Tour sendiri dilakukan di area Green Farm Budayaland, serta animal feeding yang dipandu langsung oleh tim dari Budayaland. Beberapa fauna yang bisa kamu temukan di Budayaland dalam kegiatan ini seperti kuda poni yang bernama Jaka dan Siti, Burung Macaw yang bernama Leo dan Rocky, serta sapi Madura dan sapi perah. Kegiatan Farm Tour ini tentunya selain mengenalkan lebih dekat Budayaland pada pengunjung juga meningkatkan pengetahuan terkait binatang-binatang tersebut. Kegiatan Farm Tour ini dilakukan tiap Hari Minggu jam 15.30 WIB.

Selain Farm Tour, kegiatan lainnya yang dilakukan tiap Hari Minggu adalah Science Project, Family Quiz, dan Fun Game. Salah satu kegiatan Science Project yang bisa dilakukan adalah kegiatan edukasi Hidroponik. Kegiatan ini mengajak pesertanya untuk belajar bagaimana menanam dengan metode hidroponik yang ramah lingkungan, dan bisa diterapkan di rumah. Area edukasi lainnya yang bisa dikunjungi adalah persawahan terasering yang juga akan dipandu oleh tim dari Budayaland.

Berikut daftar wahana bermain di Budayaland yang bisa kamu coba:

  • ATV
  • Bebek Dayung
  • Becak Mini
  • Gokart Mini
  • Hand Boat
  • Kayak/Kano
  • Kereta Api
  • Mini Car
  • Nine Bot
  • Obstacle Run
  • Paint Ball
  • Panahan/Archery
  • Sampan
  • Sepeda
  • Sepeda Mini
  • Tree Top
  • Waterball
  • Enggrang Bambu
  • Lari Tempurung
  • Congklak
  • Engklek
  • Bakiak

Bisa bermain dan berfoto sepuasnya di Budayaland adalah salah satu sarana eskapis yang begitu menyenangkan. Selain me-recharge energi yang hilang karena kesibukan selama seminggu, bermain disini juga mengembalikan mood yang lelah. Melihat pemandangan hijau yang menyegarkan mata adalah hal yang paling dibutuhkan agar kewarasan tetap terjaga. Maka cukuplah kiranya jika kusebut, menghabiskan waktu ditempat ini adalah kegiatan yang sangat layak.

Kenyamanan dan keamanan bermain menurutku adalah hal yang sangat penting terutama di destinasi seperti ini. Dan Budayaland mampu melengkapinya. Setidaknya, jika nanti membawa keluarga kesini, aku enggak perlu takut kalau orang tuaku akan capek keliling, dan keponakanku yang terlalu lincah itu kan membahayakan dirinya sendiri. Karena petugas di tempat ini cukup berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.




Place: Budayaland, part of Budaya Resto

Address: Jln. Medan-Tanjung Morawa Km. 12,5 No.6 Sumatera Utara

Operational Time:

  • Weekday (Senin-Jumat), 10.00 – 19.00 WIB
  • Weekend (Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional) 10.00 -20.00 WIB

Fasilitas: Mushola, Kamar Mandi, Taman, Foodcourt, Sitting Area, dan Tenda Transparan untuk pengunjung.

For Negotiable Price, please contact : (061) 7944333

 

One Comment Add yours

  1. mhdarya. berkata:

    pengen kesana lagii…. huhuhuuuh….

    puas banget soalnyaaa,,, keren laahhh budayaland

    Suka

Tinggalkan Balasan ke mhdarya. Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s